Keep Your Root…!

oleh
Imam Shamsi Ali (Foto: CNNIndonesia)

Lima, bahwa pernikahan yang sukses tidak saja dimaksudkan kesuksesan duniawi. Tapi kesuksesan duniawi menuju kebahagian ukhrawi. Dan karenanya pernikahan yang sukses adalah pernikahan yang berorientasi ukhrawi (akhirah oriented). Kesadaran ini akan berdampak kepada bentuk keluarga yang terbangun, termasuk dalam pendidikan generasi.

Enam, tidak ada cara lain yang efektif untuk menjaga hubungan suami-isteri (keluarga) lebih dari ketakwaan. Ketakwaan dalam arti menghadirkan Allah dalam segala titik kehidupan keluarga. Dari kepercayaan suami isteri, pendidikan anak, hingga kepada bagaimana bentuk rezeki keluarga tersebut.

Tujuh, Urgensi menjaga akar kehidupan manusia. Ini yang saya tekankan dalam beberapa pernikahan hari-hari terakhir ini. Hal itu karena saya merasa bahwa ancaman terbesar warga Muslim minoritas di berbagai negara, khususnya warga Indonesia adalah hilangnya generasi (lost of generation).

Dalam beberapa kesempatan saya menekankan hal ini dengan ekspresi: “do not forget your root” (jangan lupa akarmu).

Minimal ada dua hal penting yang berkaitan dengan akar tersebut.

1. Agama (iman/Islam). 

2. Budaya (karakter kearifan lokal).