Gubernur Khofifah Minta Kepala Daerah ‘Gercep’ Sukseskan Vaksinasi Anak di Jatim
KEDIRI|DutaIndonesia.com – Pemerintah pusat melaksanakan kickoff vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, Selasa 14 Desember 2021. Penyelenggaraan tersebut dilaksanakan di Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan.
Sementara di Jawa Timur sendiri, pelaksanaannya akan digelar Rabu (15/12) besok bersama 10 provinsi lainnya di Indonesia, yakni di Provinsi Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Kalimantan Timur (Kaltim), Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Utara (Sulut), dan Bali.
Penyelenggaraan tersebut dilaksanakan sesuai instruksi Presiden dan mendapat rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021, mengenai pelaksanaan vaksinasi virus Covid-19 yang diterbitkan Menteri Kesehatan RI Budi Guna Sadikin pada 13 Desember 2021.
Sementara di Jatim sendiri, pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun terdapat di 21 kabupaten/kota. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Pacitan, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Tuban.
Selain itu beberapa wilayah lainnya antara lain Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan serta Kota Surabaya.
Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap. Dimana Jawa Timur masuk dalam tahap pertama. Itu karena kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 telah mencapai di atas 70 % dan untuk cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 % di seluruh kabupaten/kota.
Berdasarkan sensus penduduk Jatim terdata sebanyak 2.048.628 anak yang berusia 6-11 tahun. Jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac.
Pada Kick Off di Jawa Timur, rencananya akan dilakukan di beberapa tempat, yakni di SDN Kaliasin 1 Surabaya sebanyak 764 siswa, dan Kantor Kecamatan Ngawi sebanyak 300 siswa. Beberapa sekolah lainnya di Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo akan dilaksanakan kemudian hari.










