Kiprah Diaspora Indonesia di Jepang: Dengan Kimono Muslimah, Berdakwah di Negeri Sakura

oleh
Dr Miftakhul Huda bersama istri dan dua anaknya berbusana kimono.

Menulis Buku

Di sela-sela itu Gita yang anggota Forum Lingkar Pena Jepang–sebuah komunitas untuk sharing literasi–aktif menulis artikel di media massa dan buku. Misalnya buku 34 Dongeng Super Amazing Kekayaan Fauna Indonesia, Dunia Merah Jambu, Jurnal Ibu Pembelajar, 43 Dongeng Amazing, Perempuan 5 Benua, Semarak Idul Fitri di 5 Benua – 20 Negara, Yuk, Mengenal Anatomi Tubuh Manusia, Ulama Pengubah Dunia, Chamomile Tea for Awesome Teacher, Cerita Anak Siaga Bencana, Melangkah Menuliskan Kisah (Ketika Bunda Bercerita) – Ibu Profesional Asia, Melintasi Benua – Melihat Dunia.

Selain itu Gita sebagai nahdliyin juga menjadi Ketua PCI Muslimat NU Jepang. Sebelumnya dia dipilih menjadi Wakil Ketua PCIMNU Jepang periode 2017-2019 dengan SK PCI NU Jepang Nomor: 1/PCINUJEPANG/09/2017 tanggal 19 September 2017.

Karena itu, dia pun hadir saat 8 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU mengadakan halal bilhalal yang berlangsung secara daring, Sabtu (12/6). Turut serta dalam kegiatan itu, Faridah Ketua PCI MNU Saudi Arabia, Yayah Indra dari PCI Muslimat NU Inggris, Fatimah Angelia dari Hongkong-Macao, Leni Latipah dari Sudan, Siti Romlah dari Taiwan, Anita Kurnia Ilahi dari Tiongkok, dan Mimin Mintarsih dari Malaysia. Acara itu dihadiri Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Hj. Nurhayati Said Aqil Siroj yang merupakan Pembina PCI Muslimat NU Dunia.

Muslimat Jepang juga pernah menyambut kunjungan Ibu Nyai Sinta Nuriyah Wahid (Bu Nyai) dan putrinya Alissa Wahid (Mbak Alissa) melakukan serangkaian kegiatan kunjungan ke negeri para Samurai itu. “Saat itu beliau selain mengisi kuliah umum di Soka Gakkai Tokyo, juga menyempatkan untuk menerima silaturahim dengan Muslimat NU Jepang dan PCINU Jepang di Hotel New Otani Chiyoda-ku Tokyo,” katanya. (*)