Baca Buku
Setelah seseorang benar-benar berniat untuk menulis, ada beberapa kunci pokok yang perlu dicamkan. Beberapa kunci pokok yang sering disebut para pakar bahasa adalah sebagai berikut:
Pertama, keterampilan menulis tak bisa dipisahkan dari kebiasaan membaca. Dalam kaitan ini, tak ada penulis yang muncul tanpa kebiasaan membaca. Kebiasaan ini mutlak dimiliki bila seseorang ingin menjadi penulis. Kebiasaan membaca akan banyak menentukan dalam membentuk kemampuan mengorganisasi pikiran dan disiplinnya. Ada pepatah yang menyebutkan: “Talent alone cannot make a writer; there must be a man behind the books.”
Kedua, kebiasaan membaca perlu didukung dengan kebiasaan mengamati dan mempelajari tulisan-tulisan orang lain. Kemampuan semua orang pada hal tertentu berasal dari hasil pengamatannya pada orang lain. Manusia sejak bayi meniru orang-orang di keluarga dan lingkungannya. Bila Anda ingin menjadi novelis, maka Anda tentu harus banyak membaca dan mengamati novel karya orang lain. Bila ingin menjadi kolumnis, tentu juga harus banyak membaca dan mengamati kolom tulisan orang lain, khususnya mereka yang telah dipandang berhasil.
Ketiga, mulailah menulis begitu Anda mendapat ide atau gagasan. Tulislah di mana saja dan kapan saja bila ide itu muncul, bisa di kertas-kertas sobekan, buku-buku notes atau harian, tidak perlu adanya laptop atau komputer. Baca berkali-kali, renungkan isinya, bahasanya dan lain-lain. Perbaiki, rombak, perbaiki dan rombak, bila perlu. Begitu seterusnya.
Keempat, pelajari bahasa asing. Para pakar bahasa menganjurkan, pelajari salah satu bahasa asing yang telah mapan, misalnya, bahasa Arab, Inggris, Prancis, Jepang dan sebagainya. Kemampuan berbahasa asing akan sangat membantu Anda dalam memperbaiki bahasa Anda, di samping hal-hal lain seperti menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Pasalnya, akses Anda pada sumber informasi lebih besar.
Kelima, jaga keyakinan Anda bahwa Anda dapat berhasil dalam cita-cita Anda menulis dengan baik. Berhasil tidaknya Anda menulis dengan baik sebagian besar ditentukan oleh Anda sendiri, bukan orang lain.
Anda ingin menjadi penulis atau pengarang buku? “Menulislah. Selama engkau tidak menulis, engkau akan hilang dari dalam masyarakat dan dari pusaran sejarah,” kata Pramoedya Ananta Toer, pengarang besar Indonesia, dalam tetralogi keempatnya Rumah Kaca (2001:352).
Atau Anda ingin menjadi jurnalis? Ini sangat menarik. Journalism is history on the run. It’s a great way of seeing events, of being there, of being part of history. Mulailah menulis sekarang. (*)













