Thanksgiving Day di Amerika: Bersyukur, Beraksi Sosial, Promosi Kuliner Indonesia

oleh

Sejarah Thanksgiving Day

Seperti dilansir dari BBC, Thanksgiving Day berawal ketika orang Eropa pergi ke Amerika untuk memulai kehidupan baru mereka. Pada tahun 1620, sekelompok orang Eropa yang kemudian dikenal sebagai ‘Pilgrim’ mengundang penduduk asli Amerika, atau suku Indian setempat, untuk bergabung dengan mereka dalam sebuah pesta makan malam.

Hal itu dilakukan sebagai rasa terima kasih mereka, sebab sebelumnya, para Pilgrims mengalami kesulitan dalam bercocok tanam. Penduduk asli Amerika akhirnya mengajarkan mereka cara bercocok tanam sampai berhasil. Dan akhirnya mereka pun berhasil sehingga mulai hidup sejahtera.

Para Pilgrims mengundang penduduk asli Amerika ke pesta makan malam sebagai cara berterima kasih atas bantuan para penduduk asli Amerika tersebut. Sejak saat itu, Amerika merayakan hari Thanksgiving.

Berdasarkan BBC, Thanksgiving Day dirayakan masyarakat Amerika dengan berkumpul bersama keluarga. Seluruh anggota keluarga berkumpul untul makan kalkun. Kalkun menjadi tradisi dalam Thanksgiving Day karena dahulu diduga para Pilgrims juga makan kalkun dalam Thanksgiving pertama.

Selain berkumpul bersama keluarga untuk memakan kalkun, ada banyak acara lain yang selalu diadakan tiap tahunnya dalam perayaan Thanksgiving Day, di antaranya:

  • Parade di kota New York
  • Sejumlah pertandingan sepak bola Amerika yang ditayangkan di TV.
  • Acara Presiden Amerika yang menyelamatkan satu kalkun untuk menjadi makan malam saat Thanksgiving Day.

Namun, melihat maknanya, Vanny mengingatkan, perlunya aksi sosial membantu sesama untuk merayakan Thanksgiving Day ini. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.