Wisata Sejarah Pabrik Gutta Percha Tjipetir yang Mendunia, Sayang Kini Kurang Terawat

oleh

Dahono Argo Kumoro, Manajer Kebun Sukamaju PTPN Nusantara VIII yang kini mengelola pabrik tersebut, seperti dikutip dari BBC News Indonesia, membenarkan perkebunan gutta percha Cipetir sudah ada sejak 1885, namun pabriknya baru dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 1921.

Pada masa keemasannya, produk gutta percha dari pabrik Cipetir dikirim ke berbagai negara di dunia. Pabrik Cipetir sekarang banyak mengelola tanaman sawit yang mendominasi lingkungan sekitar pabrik.

Pada masa keemasannya, hasil produksi gutta percha dari Cipetir dikirim ke berbagai negara di dunia untuk digunakan sebagai bahan insulator kabel telegraf bawah laut. Keunikannya ini tidak dimiliki tanaman karet biasa.

“Kandungan kimianya berbeda. Pengolahannya pun berbeda. Kalau karet biasa kan dari batang disadap kemudian keluar getahnya. Kalau gutta percha dari daun, getahnya ada di daun,” jelas Budi Prayudi, staf pabrik Cipetir.
Oleh masyarakat setempat, gutta percha disebut karet oblong. Istilah ini berawal dari bahasa Latin untuk tanaman gutta percha, yaitu Palaquium Oblongifolium.