Jenazah WNI yang Sempat Berstatus ‘Paperan’ di Hongkong Dipulankan ke Indonesia

oleh
Saat salat jenazah, hadir Daniel yang disebut pacar almarhumah Rasinem.

HONGKONG|DutaIndonesia.com – Jenazah Rasinem, mantan PMI (dulu TKW, Red.) yang sempat berstatus recognized paper atau refugee (pengungsi) atau biasa disebut “paperan”, di Hongkong, akhirnya dipulangkan ke Indonesia Sabtu (12/2/2022) hari ini dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada Sabtu malam. Jenazah Rasinem dimandikan di rumah pemulasaran jenazah Happy Valley Hongkong Jumat (11/2/2022) kemarin.

Salah seorang petugas pemulasaran jenazah di Happy Valley Hongkong, Hj Siti Fatimah Angelia, kepada DutaIndonesia.com, mengatakan, saat memandikan jenazah Rasinem, dirinya sempat melakukan video call dengan keluarga almarhumah di Cilacap Jawa Tengah. Saat itu ibu almarhumah dan anggota keluarga lain sempat melihat untuk terakhir kalinya wajah almarhumah dengan berlinang air mata sebab untuk pertama kalinya sejak 26 tahun mereka “bertemu” tapi dalam kondisi yang sangat menyedihkan. Rasinem selama 26 tahun pergi menjadi PMI tidak pernah memberi kabar kepada keluarganya di Cilacap.

Yang mengharukan, kata perempuan asal Surabaya yang biasa disapa Umi Fatimah ini, saat mensalati jenazah, tampak hadir seorang pria yang semula tak dia kenal. Namun kemudian Umi Fatimah mendapat kabar dari Judy Houyai atau Sri Martuti, Koordinator Komunitas Cilacap-Hongkong, bahwa pria itu merupakan pacar almarhumah.

“Hari ini jenazah diterbangkan ke Indonesia. Pacarnya datang saat sholat jenazah, tapi sepertinya bukan muslim. Mbak Judy (Sri Martuti, Red.) memberi tahu kalau Daniel, pria itu, akan datang. Info dari Mbak Judy, pria ini baik banget sama almarhumah. Selama 6 tahun dia memberi nafkah almarhumah dan tiap minggu datang ke penjara,” kata Hajah Fatimah.

Baca Berita Terkait: Kisah Sedih Orang Indonesia ‘Recognized Paper’ di Hongkong

Judy Houyai sendiri juga mengumumkan di grup What’s App Forum Komunitas Cilacap Hongkong dan grup PMI lain soal kabar duka itu. Begini isinya:

Assalamualaikum..Selamat Pagi teman teman media….

Perkenalkan saya Judy, PMI Cilacap di Hong Kong, Koordinator Forum Komunitas Cilacap Hong Kong…

Ijin melaporkan…

PMI pemegang Recognized Paper asal Cilacap yang sudah Lost Contact dengan keluarganya kurang lebih 26 tahun, bernama Rasinem, alamat Jalan Sengon Tritih Kulon, InsyaAlloh hari ini akan diterbangkan pulang ke Indonesia menggunakan pesawat cargo Cathay Pasific.
Perkiraan jenazah akan tiba pukul 11 malam.

Mohon doa dari semua teman teman agar proses pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka berjalan lancar.

Demikian, atas perhatian teman teman, saya ucapkan terima kasih. 

Salam, Judy

Saat dihubungi DutaIndonesia.com Sabtu pagi, Judy membenarkan hal itu. “Itu info dari KJRI Hongkong,” katanya.

Seperti diberitakan DutaIndonesia.com sebelumnya, saat ini, sebagai koordinator Forum Komunitas Cilacap-Hongkong, Judy atau Sri Martuti banyak menangani kasus-kasus yang melibatkan PMI. Misalnya kasus orang Indonesia di Hongkong berstatus Recognized Paper alias pengungsi.

Baca Berita Terkait: Hebat! PMI di Hongkong Terbitkan Buku Bersama Penerbit Singapura

Mengapa disebut pengungsi? Sebab sejatinya orang itu bukan PMI lagi, bukan warga negara Indonesia, sebab sudah melepas kewarganegaraannya. Orang itu juga bukan warga negara Hongkong. Dia stateless, tanpa kewarganegaraan. Jumlah orang Indonesia seperti ini banyak di Hongkong. Nasibnya tidak jelas. Karena itu, Judy bersama sejumlah WNI lain yang peduli berusaha menolong mereka.

Salah satunya bernama Rasinem, warga Cilacap, yang baru saja meninggal di Hongkong. Jenazah Rasinem sudah diserahkan ke KBRI dan dimandikan di pemulasaran jenazah Happy Valley Jumat (11/2/2022) kemarin. Selanjutnya jenazah Rasinem akan diterbangkan ke Indonesia untuk dimakamkan di Cilacap Jawa Tengah.

Selain membantu para PMI dan pengungsi, Judy juga sering mengisi acara seminar dan pelatihan tentang PMI. Tujuannya untuk semakin memberdayakan PMI, baik saat menjadi PMI atau saat kembali ke Tanah Air, agar hidupnya lebih sejahtera bersama keluarganya. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.