Demo Pembuatan Vaksin Nusantara di Depan DPR, Terawan Kini Merasa Tak Sendirian

oleh

Fase Uji Klinis

Sementara itu, dalam RDP yang sama, Peneliti utama Vaksin Nusantara dr. Jonny mengungkapkan tujuan uji klinis untuk menetapkan usulan efikasi berdasarkan perbandingan respons terhadap protein S, mengonfirmasi keamanan Vaksin Nusantara dan memilih formulasi optimal yang ditentukan oleh jumlah protein S SARS-CoV-2.

Dalam uji klinis ini, ada syarat subyek, seperti usia minimal 18 tahun, memahami dan setuju mematuhi prosedur, dan subyek dapat mematuhi prosedur penelitian. Subyek secara umum memenuhi kriteria sehat, termasuk usia lebih 65 tahun, obesitas ringan hingga sedang, dan pernah didiagnosis kanker sebelumnya dan sudah remisi minimal 1 tahun.

dr. Jonny menjelaskan ada 227 subyek saat skrining terbagi atas 149 inklusi dan 78 eksklusi. Pada kelompok inklusi ada 9 gagal skrining karena beberapa di antaranya IgG dan PCR positif. Lalu setelahnya minggu ketiga menyelesaikan penelitian 136 subyek.