Diminta Pulang Jokowi, Ainun Najib Beri 2 Syarat

oleh
Presiden Jokowi saat berdailog dengan Ainun Najib dan pemuda inovator lain.

Peran Diaspora

Dalam kesempatan itu, Ainun Najib juga membeberkan peran diaspora untuk Indonesia mulai dari menjadi inspirasi hingga melakukan eksekusi gagasan. Dia mengatakan para diaspora selalu cinta Tanah Air.

“Menurut saya ada tiga perannya, yang pertama itu inspirasi atau referensi. Jadi menjadi benchmark buat teman-teman yang ada di Indonesia, terutama yang lebih muda. Yang kedua advokasi, jadi bisa memberikan advice dari jauh untuk teman-teman yang di Indonesia,” ujar Ainun.

Yang ketiga, kata dia, eksekusi. “Eksekusi pun bisa dari jauh Pak. Dan kami sering melakukannya inisiatif-inisiatif yang dilakukan bersama-bersama oleh temen-temen diaspora. Misalnya kawal-kawalan itu juga kan sebetulnya semuanya anak diaspora yang cinta Tanah Air, walau fisiknya tidak bisa kembali tapi hatinya selalu bersama Indonesia,” kata alumni SMAN 5 Surabaya ini.

Ainun meyakini Indonesia akan memiliki talenta teknologi terbesar di dunia. Setidaknya dapat menduduki keempat terbesar di dunia.

“Saya optimis Indonesia sudah kodratnya jadi talenta teknologi terbesar setidaknya ke empat di dunia. Karena kita bangsa besar ke empat di dunia. Di situ ada China, India juga terkenal dengan diasporannya, Amerika juga sebagai pioneer teknologi. Saya rasa hanya soal waktu saja,” jelasnya.

Hanya saja menurut dia masih butuh investasi dalam pendidikan. Seperti mendirikan gifted school atau sekolah untuk anak jenius seperti di Vietnam. “Di Vietnam sudah ada dari tahun 60-an di tiap provinsi, di Indonesia bahkan saya gak tahu kalau ada sekolah di genius. Mungkin ini yang membuat Vietnam masih di depan kita untuk kawasan Asia Tenggara. Jadi kita harus berakselerasi merebut kembali kursi yang menjadi kodratnya Indonesia,” kata Ainun.

No More Posts Available.

No more pages to load.