Heboh Obat Cacing untuk Covid-19: Susi Pakai Ivermectin karena Putus Asa

oleh

Tampak di Jurangjero, tim menyambangi beberapa keluarga yang sedang menjalani isoman karena positif Covid-19. Selain membagikan Ivermectin, mereka juga membagi vitamin dan sembako untuk kebutuhan logistik warga isoman tersebut. Dalam kesempatan itu, tim bersama petugas Puskesmas juga mengecek beberapa pasien Isoman yang sebelumnya sudah diberi Ivermectin. Hasilnya hampir semua pasien yang sudah mengonsumsi obat cacing ini, swabnya sudah negatif. Joko menguraikan sejauh ini sudah ada sekitar 400-an warga yang dibantu Ivermectin. Mereka tersebar di banyak desa di seluruh kecamatan.

Hasilnya, sebagian besar sudah negatif saat diswab ulang. Dari data yang tercatat di relawan, sekitar 60-an pasien isoman sudah sembuh dan negatif setelah mengonsumsi Ivermectin bantuan relawannya.

“Sampai hari ini ada 400-an warga yang kita kirim Ivermectin. Alhamdulillah dari sekitar 60-an yang sudah diswab, hasilnya negatif. Seperti tadi di Desa Tenggak ada warga sudah tua sekali sekitar 80-an tahun. Namanya Pak Karto Arjo, kemarin positif sekalian (sama istri). Setelah kita beri obat Ivermectin, Alhamdulillah tadi sudah negatif. Di Jurangjero ini tadi, tiga warga yang kita beri, hasil swabnya bisa dilihat sendiri, sudah negatif. Artinya obat ini memang sangat berkhasiat menjadi terapi penyembuh Covid-19,” katanya.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menceritakan pengalamannya membantu beberapa karyawannya yang terinfeksi Covid-19. Tercatat ada 8 orang karyawan positif Covid-19, dengan rincian 3 orang isolasi mandiri di tempat Susi dan 5 lainnya di rumah masing-masing.

Susi mengatakan, bantuan yang diberikan berupa pemberian obat-obatan dan multivitamin. Salah satu obat yang diberikan Susi adalah obat cacing Ivermectin. Saat ini, Ivermectin memang tengah diuji klinis di 8 rumah sakit untuk pengobatan pasien Covid-19.

“Saya tidak meyakinkan karena saya juga bukan seorang dokter. Tapi, dalam keputusasaan dan kesulitan penuhnya RS dan lain-lain, saya pikir apa pun patut dicoba,” kata Susi Pudjiastuti dalam video singkat yang diterima wartawan Rabu (30/6/2021). Sebelum memberikan obat tersebut, Susi mengaku membaca berbagai riset dan berita, serta bertanya kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

“Di tengah kegalauan, akhirnya saya harus menghubungi Pak Erick Thohir atas beberapa riset dan artikel yang muncul. Saya mencoba memadukan (obat) sesuai anjuran dokter yang ada di Pangandaran untuk isolasi mandiri memakai Paracetamol, Ivermectin, dan beberapa multivitamin,” ucapnya.