Heboh Obat Cacing untuk Covid-19: Susi Pakai Ivermectin karena Putus Asa

oleh

Genjot Vaksinasi

Sementara itu kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat pada Rabu 30 Juni 2021 bertambah 21.807 kasus sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 2 juta kasus atau sebanyak 2.178.272 kasus. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 142.731 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 tercatat 10.807 orang sehingga total sebanyak 1.880.413 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 467 orang sehingga menjadi 58.491 orang. Jumlah suspek Covid-19 kini sebanyak 130.443 orang. Dan kasus aktif sebanyak 239.368 orang. Saat ini kasus Covid-19 tersebar di 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sempat ngeri hingga gemetar saat melihat bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet mencapai 92 persen. Jokowi mengaku tiap malam sekira pukul 22.00 atau 24.00 WIB kerap menelepon Koordinator RSDC Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono maupun Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol TNI M. Arifin untuk menanyakan angka keterisian tempat tidur.

“Saya selalu telepon Dokter Tugas atau Kolonel Arifin mengenai keterisian bed di Wisma Atlet. Pernah September itu 92 persen. Saya betul-betul sudah gemetar dan grogi betul, 92 persen,” kata Jokowi saat membuka Munas Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021).

Jokowi mengatakan keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet akhirnya turun dari 92 persen menjadi 15 persen pada medio Mei 2021. “Bisa turun, turun turun, bahkan di pertengahan Bulan Mei, 18 Mei mencapai 15 persen. Dari 92 sudah turun jadi 15 persen. Sudah senang sekali kita saat itu,” tuturnya.

Namun demikian, Jokowi mengungkapkan keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet kembali meningkat seiring dengan gelombang kedua infeksi virus corona yang didorong oleh varian Delta yang lebih menular. “Tetapi begitu ada liburan, hari ini saya harus ngomong apa adanya, 90 persen,” katanya.