MOJOKERTO|DutaIndonesia.com – Bakal calon legislatif (Bacaleg) Dapil 2 Kabupaten Mojokerto, Nela Asitari bersama tim pemenangannya ‘sowan’ ke Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MAg di Guest House IKHAC, Minggu (5/2/2023). Nela didampingi Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto, H. Achmad Anwar dan pengurus lainnya.
Pada sambutannya, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MAg, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah memberikan wejangan kepada Bu Nela serta tim pemenangannya, agar membetulkan, meluruskan dan menyamakan niat. “Pada dasarnya, niat yang baik, hasilnya akan baik,” tegas Kiai Asep.
Naitnya apa, bekerja keras dan berjuang bersama, untuk memunculkan pemimpin yang amanah (dipercaya), tabligh (menyampaikan), fatonah (cerdas).
Dengan pemimpin yang bersifat terpuji tersebut, maka semua pikiran, waktu, tenaga dan biaya, pasti berorientasi pada rakyat. Yang pada akhirnya nanti, akan tercapai masyarakat Mojokerto yang adil dan makmur.
Untuk itu, Kiai Asep berpesan kepada Ibu Nela dan tim pemenangnya, agar jujur, disiplin, pandai berkomunikasi, rukun dengan pasangan dan keluarga, dan terakhir kerja keras.
Jujur dalam bersikap dan berbicara, sehingga dipercaya masyarakat. Disiplin dalam bekerja, sehingga semua target kerja, dapat tercapai secara maksimal. Pandai berkomunikasi, dalam arti luwes dan supel. Tidak boleh sombong. Tapi sebaliknya harus rendah diri dan suka menolong.
“Kalian juga harus rukun dengan pasangan dan anak-anak. Sehingga tercipta keluarga yang Sakinah mawadah – warohmah. Sehingga bisa saling tolong menolong, yang satu berikhtiar, yang satunya lagi berdo’a. Maka insyaAllah rahmat, taufik dan hidayah Allah akan tercurah,” pesan Kiai Asep.
Yang terakhir, harus berkomitmen dan istiqomah dalam bekerja keras mencapai hasil semaksimal mungkin.
Sopan Santun
Pada kesempatan tersebut, H. Achmad Anwar dari PDIP Mojokerto menambahkan, semua yang dihadirkan bu Nela disini, intinya menjadi tim sukses atau tim pemenangannya Bu Nela Asitari.
“Bagaimana caranya dan komitmennya menjadikan Bu Nela menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto. Saat jenengan mencari suara, kedepankan sopan santun dan etika. Semoga di tahun 2024 kita bersama bisa memenangkan bu Nela,” harap H. Achmad Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto.
Ketua Bappilu PDIP Kabupaten Mojokerto, Ngatimun Al Munandar menjelaskan, semua yang hadir disini tujuannya adalah membentuk tim sukses Bacaleg Bu Nela dari Dapil 2 Kabupaten Mojokerto.
“Jadi untuk Kecamatan Jatirejo ada 19 ranting dan 58 anak ranting. Wilayah Kecamatan Gondang ada 18 ranting dan 67 anak ranting. Daerah Kecamatan Pacet ada 20 ranting dan 80 anak ranting. Kemudian untuk Kecamatan Trawas ada 13 ranting dan 29 anak ranting. Jika ditambah pengurus, maka jumlah totalnya ada 350,” terang Ngatimun Al Munandar.
Lebih lanjut dikatakannya, jadi tugas Bappilu adalah mendesain pertemuan 50 Bacaleg. Tujuan pertemuan hari ini adalah memenangkan bu Nela menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto dan memenangkan Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto.
“Semua hidangan, fasilitas maupun biaya transportasi semuanya dari Romo Kiai Asep. Jangan lupa Februari 2024 pilih bu Nela Asitari dan November 2024 pilih Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto, putranya Romo Kiai Asep. Sebagai informasi, bu Nela Asitari adalah istri dari Kepala Desa Dinoyo Kecamatan Jatirejo. Mohon doa dan dukungannya sekali lagi untuk memenangkan bu Nela,” harap Ngatimun Al Munandar.
Sementara itu, Nela Asitari menyampaikan doa untuk Romo Kiai Asep agar selalu diberikan kesehatan, keberkahan dan kelimpahan rezeki yang besar dan luas.
“Terima kasih kepada semua orang yang telah mengawal saya agar menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto dan menjadikan Mojokerto yang lebih baik dan baik lagi. Menjadi seorang pemimpin adalah hak setiap manusia akan tetapi kita harus bisa mengemban amanah, jujur dan selalu memberikan solusi. Dan semua itu sudah Romo Kiai Asep buktikan, insha Allah nasihat itu akan selalu saya lakukan,” pesan Nela Asitari. (Moch Nuruddin Ali)












