Gelang Identitas
Ketua Tim, M. Azhar Gazali, menyampaikan, bagi mereka yang akan memasuki kawasan Masjid Nabawi diharuskan menggunakan gelang identitas yang disediakan oleh muassasah. “Ketika kami hendak memasuki Masjid Nabawi sekitar pukul 3.30 waktu Arab Saudi, kami sempat ditahan oleh petugas keamanan yang menanyakan gelang sebagai identitas kami. Alhamdulillah, kami seluruhnya telah dibekali identitas tersebut,” ujar Azhar, yang juga Waketum DPP Amphuri.
Dalam pengamatan Tim Advance, kata Azhar, jumlah jamaah dari berbagai negara yang masuk ke Madinah terus bertambah. “Kami sempat bertemu dengan jamaah dari negara Asia seperti Thailand dan Malaysia, bahkan ada dari Maldives yang akan melaksanakan ibadah umrah,” kata Azhar yang sudah tiga hari berada di kota Madinah bersama Tim Advance dari total lima hari yang direncanakan untuk melakukan observasi.
Azhar mengatakan, Tim Advance sempat berkeliling dan mengunjungi hotel-hotel yang biasanya ditempati jamaah Indonesia. Termasuk beberapa hotel yang menjadi favorit jamaah Indonesia, di mana saat ini kondisinya tutup.
Penutupan umrah beberapa waktu lalu dan kurangnya jamaah umrah, terutama dari lima negara pengirim jamaah terbesar, salah satunya Indonesia, berdampak besar terhadap bisnis hotel dan juga perniagaan di kawasan Al Haram. “Toko-toko yang dulunya ramai, kini banyak yang tutup. Ini tentu saja berdampak pada perputaran ekonomi di sekitar wilayah tersebut,” ujarnya.
“Kita berharap ke depan situasi ini pelan-pelan bisa berangsur normal kembali, walaupun butuh waktu dan juga kemampuan dalam mengendalikan pandemi covid-19, sehingga keinginan umat muslim untuk berumrah kembali bisa terlaksana,” imbuhnya.
Hal sama saat berada di Makkah. Setelah menempuh enam jam perjalanan dari Madinah menuju Mekkah, Tim Mitigasi Sistem Umrah AMPHURI tiba di Kota Makkah almukarramah pukul 21.30 waktu Arab Saudi. Tim langsung menuju Hotel Movenpick yang ada di Tower Zamzam.
“Alhamdulillah setelah lima hari berada di Madinah, tepat pukul 14.30 kami bertolak ke Makkah untuk menunaikan ibadah umrah dengan mengambil miqat di Birr Ali dan tiba di Makkah pukul 21.30 waktu Saudi. Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya kami bertalbiyah yang dipandu oleh ustadz Farid,” kata M. Azhar Gazali.













