PCR Jawa-Bali Rp 275 Ribu, Daerah Lain Rp 300 Ribu, tapi Warga Nilai Masih Mahal?

oleh
Tes PCR di Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta. ( DOK.AP II)

India Kok Murah?

Hingga Rabu siang biaya tes PCR di Indonesia masih di kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu. Baru Rabu sore harinya pemerintah mengumumkan harga Rp 275 ribu. Harga tes PCR di Indonesia sebetulnya relatif lebih murah ketimbang negara tetangga. Namun bila dibanding dengan India memang masih jauh lebih murah di negeri Bollywood itu. Harga tes PCR di India sekitar Rp 160 ribu.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan India bisa menawarkan harga tes PCR termurah di dunia karena semua bahan baku dan pembuatan PCR berasal dari dalam negeri.

“Selain ini skala ekonomis (economies of scale) dengan jumlah penduduk mendekati 2 miliar tercapai,” ujarnya dalam konferensi pers digital di Jakarta, Selasa (25/10/2021).

Skala ekonomis berkaitan dengan produksi suatu barang. Semakin massal atau besar produksi suatu barang maka semakin murah biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih murah. Terkait India, PCR yang diproduksi di dalam negeri dan besarnya kebutuhan PCR untuk melakukan tes usap kepada hampir 2 miliar penduduk membuat harga yang ditawarkan menjadi lebih murah dari negara lain.

Budi Gunadi Sadikin menambahkan, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan agar harga tes PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu. Ini juga termasuk salah satu harga tes PCR termurah jika dibandingkan dengan harga tes PCR di airport-airport seluruh dunia.

“Apakah akan disubsidi? Pemerintah tidak berencana mensubsidi karena kalau kita lihat harganya itu diturunkan sudah cukup murah,” terangnya.

Berdasarkan laporan The Star pada Juni 2021, harga tes PCR di Malaysia bisa mencapai 150 ringgit (Rp512 ribu), bahkan mencapai 200 ringgit (Rp 683 ribu) di daerah Sabah dan Sarawak. Itu pun belum harga bersih. Masih ada lagi biaya perlengkapan kesehatan.

Di Korea Selatan, harganya bisa lebih mahal lagi. Di Bandara Incheon, harga tes bisa mencapai 126 ribu won (Rp 1,5 juta). Biaya bagi orang asing lebih mahal lagi, yakni 174 ribu won (Rp 2,1 juta). Harga saat akhir pekan lebih mahal lagi.
Situs Kedutaan Besar Amerika Serikat di Seoul menyebut harga tes COVID-19 di klinik Korea Selatan berkisar antara US$ 100 (Rp 1,4 juta) hingga US$ 300 (Rp 4,2 juta). Tes PCR lebih umum digunakan.

Sebagai informasi, Korsel akan mulai kembali ke kehidupan normal pada 1 November 2021 karena tingkat vaksinasi sudah tembus 70 persen. (eno/wis)

No More Posts Available.

No more pages to load.