KUALA LUMPUR| DutaIndonesia.com – Untuk memperkuat tali silaturahmi, pada 12-13 Juli 2025, SBSM (Sanggar Bimbingan Sungai Mulia) 5 Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia, mengadakan acara Reuni KKN Internasional Lintas Angkatan.
Bertempat di Villa Garuda, Malang Jawa Timur, 37 mahasiswa dari 14 kampus yang berbeda hadir untuk memeriahkannya. Mereka adalah perwakilan dari total 175 mahasiswa dari 42 kampus di seluruh Indonesia yang pernah menjalani program KKN di SBSM 5 sejak pertama kali diadakan pada 2022 hingga sekarang ini.
“Kita maksudkan dengan acara ini agar mereka [para alumni KKN Internasional] bisa saling mengenal antara satu dan yang lainnya,” tutur Dra. Mimin Mintarsih, Pengelola SBSM 5, yang juga Ketua PCI Muslimat NU Malaysia.
Secara khusus Mimin menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang sudah bersedia hadir dan mengikuti acara dengan penuh suka rela.
“Saya sangat terharu atas keikhlasan mereka [para alumni]. Ada sebagian mereka yang naik bus, kereta api, bahkan naik sepeda motor dari Madiun. Semoga apa yang sudah dikorbankan Allah dibalas dengan rezeki yang berlipat ganda,” katanya.
Acara dimulai pada Sabtu petang (12 Juli) di mana para peserta melakukan registrasi, salat, dan mendengarkan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Liling Sibromilisi, mantan Ketua Syuriyah PCI NU Malaysia.
Setelah ceramah, diadakan acara diskusi kecil yang dimaksudkan sebagai wadah untuk menerima saran dan usulan demi perbaikan program-program yang berjalan di SBSM 5.
Turut hadir dalam acara tersebut Dr. Ahmad Munjin Nasih dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, berikut Prof Ali Imron dan Dr. Sri Handayani yang keduanya dari Universitas Negeri Malang.
“Saya menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat. Kehadiran mahasiswa KKN di Malaysia dapat memberikan inspirasi bagi para siswa yang belajar di Sanggar untuk terus bersemangat belajar di sana, dan dapat membuka wawasan kepada mereka bagaimana studi di Indonesia,” terang Munjin mengomentari program KKN Internasional.
Adapun terkait acara Reuni KKN Internasional yang sedang diadakan, Munjin menilai bahwa program KKN tersebut sesungguhnya tidak hanya bermanfaat bagi para siswa SBSM 5. Namun, lebih dari itu, ia juga bermanfaat bagi para mahasiswa peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, agar dapat membangun jejaring di antara mereka.
Acara didesain sedemikian rupa sehingga para peserta bisa bermalam di vila. Hal tersebut dimaksudkan agar terbangun komunikasi yang baik dan akrab di antara para peserta. Acara malam hari tersebut akhirnya ditutup dengan sesi bakar jagung bersama.
Pagi harinya, acara dilanjutkan dengan beberapa permainan dan senam pagi untuk kemudian ditutup dengan seremoni reuni.
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Dr Khairotul Idawati yang merupakan perwakilan dari UNHASY Tebuireng Jombang. Ia menyatakan bahwa program Reuni KKN Internasional Lintas Angkatan ini sangat bagus dan perlu diapresiasi secara positif.
Selain ajang silaturahmi, lanjut Khairotul, acara tersebut juga berfungsi sebagai wahana memacu kreativitas agar silaturahmi itu sendiri berbobot.
“[Dalam acara tersebut] mereka berpikir bagaimana acara dapat dikemas dengan baik dan bermutu, efektif dan efisien,” pungkas Khairotul. (Mimin/Aziz)














