Jagoan Digital
Pemenang ”Jagoan Tani” dengan merek Lemonto yang memberdayakan petani lemon, Beni Irwanto, juga menjelaskan dampak signfikan setelah mengikuti Jagoan Tani. “Kami sudah mampu menjual ribuan pieces, dan dikirim dari Sabang hingga Merauke melalui marketplace. Kapasitas kami sudah bisa 100 produk per hari,” jelas Beni.
Wapres juga berinteraksi dengan para pekerja purna migran yang diberdayakan ekonominya, serta para penyandang disabilitas yang dilatih mengolah kopi.
“Banyak langkah-langkah pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Banyuwangi. Mulai anak muda, mantan pekerja migran, hingga difabel. Seperti mantan pekerja migran tadi saya tanya setelah memperoleh pelatihan awalnya yang bekerja di Arab Saudi, sudah tidak kembali lagi ke sana. Ini artinya bisa mengubah mindset dan masa depannya,” jelas Kiai Ma’ruf.
Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas motivasi dan dukungan dari Wapres dan Gubernur Jatim. Ipuk mengatakan, pemberdayaan UMKM termasuk di dalamnya ada program untuk anak muda, penyandang disabilitas, dan purna migran menjadi salah satu faktor penting untuk pemulihan ekonomi.
”Kami akan meneruskannya, dan melengkapi apa yang masih kurang. Terima kasih arahan Bapak Wapres dan Ibu Gubernur. Salah satu yang juga akan kita gelar adalah Jagoan Digital untuk mencetak talenta-talenta digital yang akan sangat berdampak membantu pengembangan ekosistem bisnis UMKM di Banyuwangi,” ujarnya. (ndc/ozi)














